Showing posts with label friends. Show all posts
Showing posts with label friends. Show all posts

Sunday, September 20, 2026

Me Wassup #124: Si Tone Deaf (lagi), Main ke Galeri, Prime Video, Reaktif

Hi, guys! How yall doin?


Memasuki wilayah waktu Indonesia bagian bengong paska event. You know that kind of jetlag yang biasanya lo sibuk banget sekarang tiba-tiba ga ngapa-ngapain? Yha sekarang lagi di fase itu.


A lot has happened sejak postingan terakhir. Abu vulkanik alhamdulillah sudah hilang, gunung Anak Krakatau udah ga batuk-batuk lagi, transportasi darat, laut, dan udara sudah beroperasi normal lagi. 


Seorang aktris/penyanyi/influencer baru kena cancel. Wkwk~ Yang ini epic banget sih, ga ada angin ga ada hujan (well ada gunung meletus dan karhutla sih) blunder sendiri akibat being a tone deaf. Sindrom “rich gurl can’t just shut up” padahal hidupnya dia paling ga berdampak dan paling adem ayem di tengah carut marut Konoha. Tapi ya namanya orang NPD pasti selalu cari perhatian, eh blunder, kena cancel deh. LOL


It’s about time sih orang ini kena cancel, tone deaf dari dulu. Toxic sampai ke akar-akarnya akibat didikan emaknya yang mamah artis ambi mentok. Wah, Kris Jenner salim sama dia sih. Dianya ga kesampean jadi artis, jadi channeling NPD ke anaknya. Merasa anaknya ter-the bezt. Well yeah, I knew a thing or two about this family, warisan gosip/fakta yang tertunda dari majalah XXXXX. Saksi bisu kegilaan keluarga itu in the past. Nyehehehe~


Well, let’s not talk further about her, ga worth it. Intinya seneng dia kena cancel, memang sudah waktunya. Investasi bodong pemrentah yang kagak ada kontribusi apa-apa buat negara. Byeeee~~~


Minggu ini juga reconnect dengan Auwri. Curhat sampe bego sambil makan soto gebrak di Setiabudi. Thanks for listening to my story, bestie. <3


Kemarin reconnect juga sama Iip. Kita ke galeri di Lebak Bulus bernama Semesta Gallery, temuan fyp Tiktok-nya Iip. Kirain gallery apaan, ternyata lukisan karya seorang mas-mas skena yang terinspirasi dari musik. Jadi lukisannya itu semacam versi visual dari lagu yang sedang beliau dengarkan. Ada keterangannya karya X itu dibuat ketika mendengarkan lagu Y. Yaa okelah, lumayan edgy konsepnya. 





Sayang galerinya terbuka sehingga panas, kalo dateng siang-siang pasti bersimbah keringat. Gw sama Iip semacam mengulang adegan Cirebon 2026. Keluar dari sana baju basah kuyup~


Kemudian kita ke Urban Forest Cipete, first time for me. Oh begini toh isinya. Karena datengnya siang-siang, masih sepi. Katanya kalo sore suka ada pertunjukan musik atau bazaar. Yha next time-lah ke sini lagi. 


Lalu kita meluncur ke PI menghadiri premiere film Ibu Bagaimana Aku Tanpamu? produksi Falcon. Yang main Marsha Timothy, aktris Chungmuro kebanggaan tanah air. Tidak usah diragukan lagi aktingnya. Itu film alurnya sebenernya sangat sederhana, tentang bagaimana seorang ibu yang sakit menghabiskan sisa-sisa hidupnya. Adegan-adegannya juga ga berlebihan atau gimana, tapi berhasil bikin gw ngembeng berkali-kali. The power of good writing.


Beda sama film bertema ibu yang dirilis beberapa bulan lalu. Cast-nya udah heboh banget, adegan-adegannya banyak yang lebay, marketing lebih ambi daripada kampanye presiden, tapi filmnya hampir ga berasa buat gw. Cuma “oh yaudah kehidupan ibu dari muda sampai tua” aja. Prostetik ibunya jelek. Wkwk


Anyway, gw sekarang lagi jadi penonton Prime Video. Alhamdulillah dapet “keluarga” di sini, dipungut sama Opiq yang punya paket family. Hahahaha~~ 


Penasaran pengen nonton Reacher karena Agnez Mo. Pas nonton eh ternyata season 4 yang ada dia justru yang paling b aja dibanding yang lain. Season 1-3 better. Nonton in one seating ga berenti~ Tapi Agnez okelah aktingnya, keliatan kurang latihan aja. Terakhir akting kan Pernikahan Dini ya? Wkwk


Lalu nonton Off Campus yang udah dijual Iip dari berbulan-bulan yang lalu. Bagus juga. Cast-nya cakep2 amat woy. Kagak ada yang gagal itu face card. Nemu dimana sih Prime remaja-remaja good looking ini?


Off Campus konon dibikin pake budget minimalis tapi jadi series remaja/coming of age paling laku di Prime. Mantap! 


Last but not least, belakangan ini gw notice kalo gw reaktif banget guys. Kayak bom. Especially when dealing with crisis yang gw belum pernah punya pengalaman sebelumnya. Hadeuh. The panicking is all over the roof and the next thing I know, langsung meledak~ Otak tidak bisa berpikir jernih, just want to get things solved quickly~ Kayak pemadam kebakaran, ga pikir panjang langsung siram~ 


This is not good.


Dulu pas kerja di Errthing banyak orang-orang yang hobinya panicking over things gini. I’m proud I was never one of them. Lha sekarang gw jadi one of them?! Fuck this shit!


Definitely ga boleh dibiasain. Separah apapun krisisnya, harus tetap inget untuk berpikir jernih. Inget sekarang posisinya udah bukan warga, tapi leader. Ga bisa reaktif-reaktif gini, harus tetep pikirin bibit bebet bobotnya. Every decision has risks, but you can minimize them. Caranya gimana ya dengan tetap berpikir jernih apapun situasinya. 


Yang perlu dilatih adalah kecepatan berpikirnya. Ini tentunya adalah skill yang harus di-practice. Karena practice makes perfect. Cara practice-nya gimana? Ya kasih aja crisis terus-terusan. Lama-lama juga belajar. Wkwk amit-amit~


Any better methods? Let me know!


Byeeeee


Sunday, August 30, 2026

Me Wassup #123 - Pretty, Ionation, All Things in Between

Hi, guys! How yall doing?


This week is a rather unusual one.


Dimulai dari Senin yang padet merayep. Pagi-pagi udah landing di Gandaria City untuk cek venue sebuah event. Lalu lanjut kerja di kantor sampai malemnya menghadiri premiere film di Epicentrum. Niatnya bukan untuk nonton karena filmnya horor (I can’t take horror, DO NOT ask me to watch horror movies, those graphics will haunt me for DAYS~), tapi buat meninjau kualitas produksi event tersebut. Karena kita akan bekerja sama dengan the people behind it.


Selasa libur Maulid Nabi. Sebuah hari libur yang tidak gw sia-siakan, ga mau kerja at all karena ga bakal ada tanggal merah lagi sampai natalan. 


Rabu kerja business as usual. Kamis WFH karena ada demo. Nah ketika WFH itu, gw iseng buka LinkedIn, kemudian melihat status temen SMA gw—Pretty yang udah ga ketemu sekian lama, menyatakan bahwa dia kerja di Universitas Atmajaya. Fyi, kantor gw itu posisinya di seberang Atma persis, so I was like “Ajak ketemuan si Pretty aah~”


Gw japrilah dia. Dia mengonfirmasi bahwa dia kerja di Atma, tapi Atma yang di Pluit. Dia cuma ke Atma yang di Semanggi di hari Jumat. So I was like “Great! Let’s meet next Friday!” karena Jumat minggu ini konon masih ada demo lanjutan. But then she was like “Actually, this Friday would be the last Friday I visited the campus. I’m off to pursue PhD this Sunday.”


OMG! What a timing!!!


Kok bisa pas banget timing gw iseng buka LinkedIn dan liat dia update status itu sama keberangkatan dia kuliah S3??? Universe really works in mysterious way!!!


Knowing Pretty, dia ga mungkin kuliah di Indonesia, so it’s really a now or never situation. Kalo gw ga ketemu dia sekarang, we probably won’t meet again in a very long time. So, Jumat gw terjang jalanan, persetan dengan demo, supaya bisa ketemu Pretty.





She doesn’t change at all. Masih sama settingannya dengan teman sebangku gw di SMA 20 tahun yang lalu (wow tua banget! LOL). Gaya ngomongnya, gesture-nya, her wittiness, her language, her jokes, masih sama semua. Paling bajunya aja yang lebih rapi sekarang. Maklum, Kaprodi Farmasi, bro! 


We didn’t get to catch up much karena dia udah harus cabut meeting handover kerjaan ke interimnya. Gw bingung udah H-2 keberangkatan dia masih kerja. Waktu mau berangkat S2 di Aussie, gw resign 2 bulan sebelum keberangkatan supaya masih ada waktu liburan, siap-siap, farewell sama berbagai macam pihak, dll. Ini si Pretty masih kerja H-2! Ada gila-gilanyaaa~~


Tapi Pretty mah jenius dari dulu. One of the brightest people I know. Kalo CoC udah ada waktu itu, ni anak pasti menang. Dia masuk ITB jalur SPMB yang quotanya cuma 5% dari overall capacity. Dia dapet beasiswa Purpose duluan dari gw dan berangkat S2 ke Belanda. 


Ternyata untuk S3 ini dia dapet beasiswa juga, fully funded dari Tsinghua University, universitas paling populer dan hardcore di China. Go to the kill!!!! Mantap banget temen gw!!!!


Pretty if you read this, good luck untuk study-nya ya. PhD is not for the weak. But you are definitely one of the strongest out there so 100% sure you’ll do great. Always admire your commitment to education and passion to learn. Nggak kayak selebgram tolol yang resign S3 cuma gegara absen, hiiihhh performatif najisss!!! Temen gw literally menuntut ilmu sampai negeri China!!!


Semoga gw bisa berkunjung ke China dan bertemu Pretty. Mayan nih 4-6 tahun ke depan kalo ke Shenzhen ada tebengan. Hehehe~~


Jumat diakhiri dengan lembur di kantor karena malemnya nginep di rumah Mba Novie untuk ke acara Ionation 2026 hari Sabtu.


Yall remember Mba Novie? Dulu bos gw di Errthing. Aftermath Errthing, hubungan gw dan beliau tetap terjaga dengan baik. Kita masih rutin ketemu bimonthly atau quarterly. Terakhir ketemuan (dadakan ketika gw lagi cuti xD), beliau mengajak gw ke Ionation 2026. Icydk, Ionation adalah event olahraga tahunan Pocari Sweat. Ada beberapa olahraga dalam sehari, pesertanya ribuan. Nah gw diajak untuk ikut yoga karena partnernya Mba Novie, Mba Mona mengajar di sesi yoga tersebut. 


Bisa dibilang ini the only event I look forward to in months, karena terakhir event itu Juni. Juli anyep banget kerja doang hidup gw. Agustus baru ada event lagi di akhir bulan. All thanks to Mba Novie dan Ionation!





Jadi gimana kesan-kesannya? Pertama, jauh. Venue di NICE PIK 2 yang astafiruloh jauhnya. Gila ya PIK lahannya ga abis-abis, kirain mentok tuh sampai Pantjoran PIK. Ternyata masih ada ke sononya lagi~ Untung transportasi diurus Mba Novie, kalo sendiri, hadeuh, nggak dulu deh. Taksi aja dari PIK Avenue ke sana 100k sendiri~


NICE PIK 2 ini sebenernya bagus. Modern dan classy desainnya. Tapi infrastruktur menuju ke sana belum ready. Banyak konser yang tadinya di sana di-cancel karena warga protes kejauhan. Yha iyalah, promotor pada ngotak dikit makanya kalo pilih venue, pastikan aksesnya mudah dan AVAILABLE. Sekarang itu venue cuma bisa diakses kalo punya mobil. Bahkan Gojek aja jarang~


Anyway, lalu gimana event-nya. Mayan rame. Yang dateng udah pasti orang-orang have ya. Hehehe~ Tapi gw menyangsikan mereka dateng buat olahraga beneran. Paling ngejar hype-nya aja buat konten. Lha wong ada yang yoga pake settingan Naykilla dengan stiker warna warni penuh di muka~ Wkwk


Buat yang ikut sesi yoga, udah disediakan yoga mat jadi ga usah bawa lagi dari rumah. Yoga mat-nya warna biru muda sesuai brand color. Digelar gitu aja 500 pieces sepanjang hall. Branding to the max.


Oh yeah, branding-nya kenceng banget si Ionation ini. Semua yang hadir disuruh pake baju biru yang dia kasih. Ini acara olahraga tapi kita ga boleh bawa tumbler air minum, harus minum Pocari Sweat yang disediakan gratis. Aneh banget, kalo orang ga suka atau alergi masa dipaksa minum? Branding boleh tapi pake logika juga kali~


Gw bawa tumbler yang udah diisi air putih full. Udah takut ga boleh dibawa masuk, untung gw dateng bareng Mba Novie—a VIP guest dan 2 orang temennya yang VIP guest juga. Gelang kita beda dari gelang reguler guess, ada tulisan VIP gede-gede. Pas mau lewat barikade, kita disuruh nitipin tas di loker. Temennya Mba Novie, sosialita seperti beliau, tasnya Louis Vuitton. Pas disuruh nitipin tas, beliau be like, “Hah? Tas Louis Vuitton gw ditaro di loker? I don’t think so!”, dengan nada ketus dan galak. Quite intimidating and scary sehingga mas-mas yang jaga barikade ciut. Mungkin dia ngeliat gelang VIP kita and he didn’t want to get into trouble kalo mendebat orang-orang penting ini, akhirnya mempersilakan kita masuk. LOL


That day I learned, kalo pake tas branded, you can fight for it and win. Just sharpen your intimidation skill. LOL


Jadi gw ga harus nitipin tas deh, tumbler dan peralatan lenong gw yang lain aman sentosa. Uhuy!


Sesi yoga berlangsung 1 jam. Sebenernya seru cuma sound-nya jelek banget. Entah salah EO atau gedungnya. Instruksi 6 coach di panggung itu ga kedengeran jelas. Tabrakan pula sama suara musik. 


Sebagai orang yang ga suka dingin, gw menyayangkan AC di NICE. Dingin banget coyyy. Itu yoga ga ada keringetnya samsek~ Mungkin suhu sedingin itu works buat yang Hyrox atau olahraga fisik berat lainnya. Tapi buat yoga, sungguh angin semilir ala Ubud, Bali aja udah cukup kok. 


Selesai yoga, kita jajan sebentar, lalu pulang. Ga langsung pulang deng, Mba Mona mentraktir kita makan siang dulu di Hokee, Pantjoran PIK. Makan 2 jam baru pulang. Eh sial, tol Jorr lagi perbaikan. Setengah jalan ditutup. PIK-Antasari 2,5 jam! Gw udah cranky abis. Seriously sejak jadi pengguna LRT gw udah ga pernah ketemu macet, sekalinya ketemu macet langsung kayak allergic gitu. Badan gw bereaksi, uget-uget pegel. Otak isinya udah kebon binatang juga. Mau memaki tapi ga enak sama Mba Novie dan Mba Mona yang baik hati. Untung emotional intelligence gw oke, bisa menahan emosi.


Sampai rumah Mba Novie udah jam 5. Masih harus menempuh 1 jam perjalanan pulang Antasari-Pondok Gede. Wallahi we’re finished.


Jam 6 baru landing di kasur. Thank God kelar juga hari yang menyebalkan ini.


Begitulah minggu saya, teman-teman. Another highlight minggu ini adalah adek gw yang tanpa disangka-sangka mendapatkan kesempatan emas untuk interview di…….. ada deh~ Hahaha


Dia sedang berada di fase Seeta pre-pengumuman kampus kuning dan beasiswa purpose. Pengen sesuatu yang kepengennn bangettt. Setiap hari nervous ga karuan. Akhirnya berserah kepada Yang Maha Kuasa. Hehehe~ Selamat menikmati ya adek. <3


Oh btw I’m selling my super brand new Fossil backpack. Tas kulit tipe Fossil Buckner Cognac Leather Backpack yang dibeli impulsif di GI abis gajian karena gw emang pengen punya tas kerja bahan kulit. Reason to sell: mau beli Tumi yang harganya 2x lipat. Hahaha





100% brand new. Masih kinclong banget. Struknya masih gw simpen. So if anything masih bisa diklaim ke tokonya.


Real leather—jadi cuma 1 in the world. Ga ada tas lain yang motifnya sama kayak tas ini coz each of them came from different cows.


I put a listing for the bag in Carousel. Jadi detil lengkapnya bisa lo cek di sini.


Dari normal price di retail IDR 7,100,000, harganya gw buka di IDR 5,500,000. Masih bisa nego. :)


Hit me up on Carousel!


Thanks for reading, hope you enjoy the rest of the weekend!


Sunday, May 17, 2026

Full Circle Birthday Week

Hi, guys! How yall doin?


I’m still on my bday week. 


First of all, allow me to say thank you to everyone who wished me a happy birthday. The numbers are overwhelming. It took me 2 days to reply to all of you. I’ve never been so loved. Thank you!!! <3


Second of all, special shoutouts to my colleague in QQ who gave me bday surprise! Kantor gw tuh ga wajib WFO, jarang-jarang warga lengkap hadir di kantor, tapi that day on 12 May, semua orang ke kantor dan merayakan ultah gw. Thank youuuu





Thirdly, terima kasih juga ke pada keluarga saya. Wkwk~ Keluarga tapi disebut ketiga, karena literally ultah gw baru dirayain malem-malem ketika pulang kantor. Ini karena nyokap gw yang biasa jadi promotor ultah dengan arrange surprise sebelum satu keluarga bangun, staycation sama temen-temennya dan baru pulang malem~ Ckck~ 


But okaylah yang penting tetep dirayain dan saya dikasih kado sepatu baru juga. My second On Cloud!


Fourth, terima kasih pada brand-brand yang memberikan bday promo/perks. Gw ga pake banyak sih taun ini. Cuma Kokuo—fyi promonya buy 1 get 1 on your birthday only ya. Jadi kalo ambil sejam, dapet dua jam. Ambil dua jam, dapet 4 jam. Pijet dah lu ampe berdarah~ wkwk


Fifth, ini yang lebih menarik dari brand-brand warga yang kasih promo ultah: kado dari BCA. Gw ga tau perks ini always there atau emang gw aja yang baru ngeh, but BCA kasih a bunch of perks juga buat yang ulang tahun. Perks berupa discount atau voucher untuk brand-brand kecantikan, kesehatan, luxury items, dll yang non warga. I don’t even know those brands exist! :p


Beberapa tetep ada minimum spend, tapi ada juga yang full complimentary. Salah satunya Tosca Clinic di Menteng yang memberikan free aqua peel facial treatment dengan durasi 30 menit. Sebenernya the idea of gw bangun pagi di hari Sabtu untuk ke Menteng itu ga masuk akal. Tapi setelah tau this treatment worth 1,2 juta langsung gas. Wkwk~~


Namanya klinik premium ya, service-nya world class. Semacam lagi di First Class-nya Singapore Airlines. Turun dari Grabcar, dibukain pintu. Sampai resepsionis, ditawarin mau minum apa dan ditawarin ke toilet! Paham dia gw abis perjalanan jauh. Wkwk~


Lalu diantar ke ruang tunggu yang fancy, dingin, dan wangi. Mbaknya kemudian datang bawa minum dan cemilan. 





Ga lama kemudian treatment dimulai. Gw diantar ke ruang treatment yang nggak kalah fancy:





Foto diambil setelah beres treatment ya, jadi berantakan. Aslinya sih rapih banget. 


Treatment dimulai dengan beautician menganalisis tipe kulit gw. Katanya kulit gw tipe normal tapi masalahnya kusam dan warna tidak rata (jidat lebih item karena sehari-hari pake masker). Dua-duanya disebabkan paparan sinar matahari yang intens. Jadi treatment aqua peel itu buat brightening dan meratakan warna kulit. 


Prosesnya wajah gw dibersihin dulu, lalu dikenakan alat hisap yang mengandung 3 tipe air (sorry, ingatan saya seperti kura-kura, udah lupa apa aja), lalu dikasih serum pake alat yang agak nyetrum dikit, lalu dipijet pake alat super dingin, terakhir dikasih sunscreen. 


Very quick treatment. Sebenernya akan lebih komplit kalo lanjut dimasker, tapi ada additional charge 150k. Ya tentu saja your girlie yang highly economical ini tidak ambil dong~ Wkwk


Hasilnya lumayan, pulang-pulang kulit lebih halus dan kenyal. I can’t really notice the difference on color. Kayaknya sih jidat gw lebih terang ya, kayaknya… Wkwkwk~


Pas mau pulang, hujan deras. Susah dapet Grab, terpaksa nunggu di klinik, eh mbaknya nyamperin lagi. “Mau minuman hangat kak? Cemilan? Perlu password wifi-kah?” Luar biasa service-nya. :D


Alright, masih ada satu treatment lagi kado dari BCA, ini sudah ter-schedule buat mingdep. Lumayan ada pijet-pijetnya. Nanti gw review di sini!


Byeee~~