Sunday, July 14, 2013

(not so) Falling in Love with 2NE1 [Song and M/V REVIEW]



Ga sepenuhnya review sih, lebih ke analisis lebih lanjut, karena yang dibahas bukan lagunya aja.

2NE1 is back!!! The song is Falling in Love. Pas pertama kali denger, reaksi gw adalah “itu kan intro-nya I Love You” Seriously, part-nya CL itu kan udah ada sejak taun lalu~ Kok dipake lagi?? Kok YG ga kreatif?? Emang sih, di-translate ke bahasa Korea. But still, it's not something new~ Seriously YG?? Jangan bilang Teddy-oppa sama Choice 37 mentok ide buat lirik akhirnya ambil lirik taun lalu??

Ilfil deh. Terus mulai berjangan-jangan. Jangan-jangan Falling in Love ini sebenernya lagu lama yang meant to be released taun lalu. Makanya sebagian liriknya dijadiin intro-nya I Love You! Lagian makes sense juga sih. Logikanya orang kan pasti “falling in love” dulu baru “I love you”. Terus kenapa yang dirilis malah I Love You??

Mari berjangan-jangan lagi. Jangan-jangan 2NE1 emang udah berencana break lama sejak taun lalu, makanya single terakhir yang dirilis adalah lagu yang sangat bagus (I Love You), supaya ga easily forgotten. Pertanyaannya? Kenapa mereka berencana break? Ga mungkin dong gara2 Teddy-oppa kehabisan ide bikin lagu, ga mungkin juga 2NE1 keabisan lagu, kan masih banyak lagu yang dibikin sama Will.i.am taun 2010 belom dirilis. Terus kenapa dong? World tour? Okay make sense. 2NE1 emang ready banget untuk world tour sih. Tapi kenapa harus world tour ya? Supaya pendapatan lebih banyak? Okay that also make sense. 

Tapi mungkin juga keputusan Global Tour disebabkan karena mereka emang udah berencana break sejak lama. Mereka puas2in ketemu fans di seluruh dunia dulu, ngulur waktu untuk bener2 comeback. Jadi fans ga akan segitu kangennya walaupun 2NE1 sama sekali ga ngeluarin lagu baru. Bayangkan kalo ga ada Global Tour, Blackjack pasti bakal serewel dan se-annoying fans-nya EXO~

Komentar kedua gw tentang Falling in Love adalah: ih ga 2NE1 banget! Jauh banget malah dari standarnya 2NE1. Jadi gw kayak pas denger The Baddest Female, ga langsung suka. Butuh waktu. Oke. Gw kasih waktu. Seminggu ini gw dengerin Falling in Love mulu kerjaannya. Tapi kok ga suka2 ya? Is it because I’m really not diggin reggae? Maybe. Tapi lama2 gw kepikiran, kok rasanya ga ada yang spesial banget ya dari lagu ini? I mean, coba deh lo dengerin lagunya, terus bayangkan kalo ga ada rap-nya CL di lagu itu. Bakalan hambar banget pasti. Ya nggak sih? Reggae paling biasa gitu loh, ga ada sesuatu yang beda gitu.

Dari sini gw mulai heran. Falling in Love bukan kali pertama 2NE1 nyanyi lagu reggae. Mereka pernah bikin versi reggae dari I Don’t Care, remember? And it was done beautifully! Reggae tapi reggae yang berkelas gitu. Aransemennya ga biasa. Improvisasi vokal masing2 member juga TOP banget. Makanya banyak yang bilang I Don’t Care versi reggae lebih ok dari versi aslinya.

Pas YG ngumumin kalo Falling in Love akan ber-genre reggae, ekspektasi gw tinggi banget karena tolak ukur gw akan reggae-nya 2NE1 adalah I Don’t Care. Eh pas denger lagunya, yah kok malah downgrade sih?? Kayak yang tadi gw bilang, kemasan reggae paling biasa. Yang menyelamatkan Falling in Love dari keterpurukan ya rap-nya si CL, sama bagian ‘touch me over here, touch me touch me over there’. Itu yang bikin Falling in Love punya nilai lebih.

I’m sure many people would disagree with me on this one, but please, let just be honest, ketika lo diminta menyebutkan pick-up lines dari lagu Falling in Love, line mana yang akan lo sebut? I’m sure 90% orang di dunia akan menyebut bagian ‘touch me over here, touch me touch me over there’. Karena beneran deh, bagian itu yang paling catchy, yang paling menjual. Sadly, bagian chorus yang dinyanyiin Park Bom justru ga meninggalkan banyak kesan. Again, balik lagi ke yang tadi gw bilang, biasa banget.

Speaking of Park Bom, gw sedih karena part-nya dia di lagu2 2NE1 makin dikit. Di Falling in Love malah dikit banget, cuma nyanyiin chorus doang. Even worse, Bom malah ga dikasih part untuk adlibs. Yang part-nya banyak sekarang Minzy sama CL. Ya ga heran sih, suaranya Bom emang ga sebagus dulu. Sejak Bom sakit dan dioperasi (ada masalah sama nodus limfa-nya yang harus dioperasi), suaranya ga sebagus dulu. Yes Blackjack, Bom dioperasi. Stop denying, seriously. Bom is having surgery for health reason. Gw yakin kok salah satu alasan 2NE1 vakum juga karena nungguin Bom pulih. 

Masalah nodus limfanya Bom itu membuat dia ga bisa nyanyi sebagus dulu. Mungkin karena itu part-nya disedikitin. Blackjack pasti ga bisa menerima kenyataan ini. Gw pun awalnya ga percaya. Tapi pas ngeliat beberapa hari ini 2NE1 tampil live di beberapa acara, gw liat cuma Bom yang lip-sync. Jadi mau ga mau gw percaya.

Ah, since we’re talking about this, ini kayaknya sih, kayaknya lho ya, operasinya itu berdampak sama mukanya juga. Makanya mukanya berubah juga kan? Awalnya gw pun denial, sama kayak Blackjack yang lain. Gw kira masalah mukanya Bom yang makin tirus dan kaku itu paling hanya karena makeup dan diet. Tapi makin sering diliat kok semakin fake ya? Jadi gw berkesimpulan itu mungkin dampak operasinya juga. 

Pertanyaannya, kapan Bom dioperasi? Perkiraan gw sekitar awal2 tahun ini. Setelah mereka nyelesaiin Global Tour Desember lalu, logikanya mereka sebenernya bisa comeback awal tahun ini kan? Tapi kenyataannya nggak, mereka nunggu sampe pertengahan tahun. Yes, I know awal2 tahun banyak girlgroup yang comeback juga, but usually that doesn’t stop 2NE1, or YG in general. Artis YG kalo mau comeback mah suka-suka mereka aja, toh pasti laku di pasaran lagu2nya. But instead, 2NE1 pending comeback-nya lagi, lumayan lama. Pretty sure it’s because of Park Bom’s recovery too.

Makanya jangan heran dan jangan bertanya2 kalau sekarang part-nya Minzy banyak banget. Minzy sekarang lead vocal, you can’t deny. Minzy emang satu2nya cadangan kalau Park Bom kenapa2 karena karakter suara Minzy paling mirip sama Bom. Jadi YG emang memaksimalkan segala kemampuan Minzy belakangan ini. 

Isu Minzy ini juga membuat gw berjangan-jangan lagi. Jangan-jangan Falling in Love dipilih jadi lagu comeback karena lagu ini paling cocok sama karakter suaranya Minzy. In case… suaranya Bom belom pulih 100%, untuk live performance, 2NE1 bisa mengandalkan suaranya Minzy. Jadi orang ga terlalu fokus sama Bom. Dan berhasil sih, kalo gw liat dari komen2 di YouTube, orang2 pada muji2 suaranya Minzy. How she sounds really good when singing live.

Back to Falling in Love. Seperti yang gw bilang sebelumnya, lagu ini ga spesial. Nggak gong gitu buat jadi lagu comeback. Kalo dibandingin sama lagu2 comeback-nya 2NE1 yang dulu2 kayak I Am The Best atau Can’t Nobody, lagu ini ga ada apa2nya. Lagi-lagi mari kita berjangan-jangan. Jangan-jangan, lagu ini cuma teaser. Lagu comeback yang lebih gong masih disimpen buat bulan depan. Kan YG janji tiap bulan bakal rilis 1 lagu. Jadi mungkin Falling in Love nasibnya seperti lagu 2PM yang Come Back When You Hear This Song. Comeback-nya pake lagu itu, tapi lagu yang lebih gong, which is All Day I Think of You, dirilis belakangan. 

Hmmm… Quite a strategy. I still have faith in 2NE1 so I’m sure the next song will be dope. And by dope I mean Can’t Nobody standard, not I Am The Best. :)

So in conclusion, I’m in a love-hate relationship with Falling in Love. Love, karena lagu ini beda, lagu ini memberi warna baru di K-Pop, lagu ini pelopor K-reggae original, lagu ini fun and fresh. Hate, karena (kalo bener ini lagu lama) sebagian besar part-nya basi, terlalu biasa untuk reggae, jauh dari standar 2NE1. Falling in Love itu tipe lagu yang kalo di playlist di album ditaro di urutan terakhir, tipe lagu yang kalo ga didengerin gapapa, tipe lagu yang jadi pelengkap album aja. Lagu2 seperti ini seharusnya ga usah dipromosiin. Tapi apa boleh buat, YG tajir sih~ :p

Oh iya, gw belom review video klipnya! M/V nya menurut gw sestandar lagunya. Gw ga ngerti kesinambungan antara Egyptian theme sama pantai. Gw ga suka karena pantainya terlalu fake (even the sun is fake! Eerrrrgh!!!). Seriously YG, kok kayak ga niat bikin set gitu ya? Apa sih susahnya syuting di pantai asli?! Biasanya YG niat banget kalo bikin video klip, hmmm…

Tapi fashion-nya udah oke. Gw yakin banget itu baju2 mereka buatan designer luar dan harganya sampe 50 juta per piece. Dance-nya juga lebih catchy (love the signature dance when they playing with hands and hips) dan banyak, bahkan mungkin M/V Falling in Love jadi M/V dengan dance terbanyak buat 2NE1. Hahahaha~

Overall, it’s 7/10. I can give it a 6, but since it answers our long wait of 2NE1, I give it a solid 7. Mengobati kerinduan. Dan CL jadi cantik di situ. Enough said.


No comments:

Post a Comment