Friday, December 22, 2017

My Graduation


The moment I found out it costs me over $200 for a graduation I decided to make (almost) everything about my graduation as budget as possible. All stuffs attached to my body are either free or on discount. Except for makeup coz I can’t do my own makeup and I had major breakout just couple of days before the big event due to stress and PMS. Only a professional makeup artist can handle such situation so yeah~ Despite being budget, my graduation went well thanks to my unbeatable A-team consisting of @nanience (Road Manager and Official Videographer) @purrfectbee (Official Photographer) and @shineshineee.z (Assistant Manager). Now, bear with me coz I’m gonna be posting heaps of graduation photos for days to come. Also, a graduation vlog is coming your way!

Above is the initial wording for an Instagram post containing a picture of myself in regalia.

Tadinya mau gw post sehari setelah graduation, but then I thought, hey, kenapa gw memperlakukan Instagram lebih eksklusif akhir2 ini? Clearly the main audience for my internet presence platform is you—the readers of my blog. So yeah, last minute gw memutuskan untuk premier perilisan foto dan cerita wisuda di blog, instead of Instagram. :)

Yep, that’s true. Wisuda gw memakan biaya lebih dari $200—alias 2 jutaan. Emang ga mahal2 amat, terutama untuk standar kampus di Australia. But please note that I didn’t get to bring home the regalia~ I only got to rent it for 5 hours! $200 itu cuma include tickets for the ceremony (1 tiket untuk graduand dan 2 tiket untuk guest), ijasah, dan refreshment. Foto2 official wisuda, regalia, souvenir, dll charge-nya lain lagi.

Like seriously, kalo wisuda gw ga dibiayain Purpose gw pun ga mau ikut~

For me celebrating graduation is only for undergrads alias S1. Postgrad, I’m so sorry, I am too old for that. Makanya gw strict banget soal budget. Gw mau wisuda gw sesederhana mungkin. Nyokap bokap tadinya mau dateng, gw larang, coz it would’ve been costing so much money! It ain’t worth it.

I mean, buat gw kuliah S2 itu becanda banget sih, cuma 1-2 tahun normalnya. Just like that dapet gelar master. That is insane. In my case, S2 cuma 1,5 tahun dan maybe setengahnya gw habiskan dengan getting wasted drinking, that is definitely NOT something to celebrate~ LOL~

Lagian gw berpendapat graduation is not a family day~ But of course budaya Indonesia yang super lame itu melestarikan konsep graduation = family day. Sama halnya kayak nikahan, it’s supposed to be your day, but it’s your family that celebrates more. Nope, that ain’t gonna happen for me.

So yeah, bottom line, I wanna keep it low-key. Just one fine day to be pretty, hang out with my friends and laugh the degree away, and I did. :)

My graduation was everything I could ever ask. Pertama, gw mau wisuda gw super duper budget. Literally ga mau keluar duit banyak karena biaya wisudanya aja udah mahal. Ga mau naik Uber/taxi ke venue, naik kereta+tram aja. Ga mau pake kebaya. Tadinya mau beli dress biar terkesan formal. But nah, a dress costs at least $100~ Same with high heels, a good one also costs $100. Ngapain beli barang yang cuma bakal dipake sekali seumur hidup, terus dibuang~ Literally you guys, gw GA PERNAH dan GA MAU pake rok/dress kecuali terpaksa (misalnya seragam atau occasional outfit). That’s just my life policy. Jadi tolong ya kalo mau ngasih gw kado, JANGAN kasih rok/dress, ga bakal gw pake~

So yeah, gw putuskan nggak ada spending untuk baju sama sekali. Pake yang ada di lemari aja.

Blus soft pink yang gw pake itu hibahan temen China gw yang lagi pulang kampung. Masih brand new karena orangnya memutuskan untuk ga suka setelah beli~ LOL~ Dia mau declutter lemari. Jadinya dikasih ke gw. Untung muat.

Celana merah maroon gw beli di Dotti berbulan2 yang lalu karena diskon, jadi cuma $10 dari original price $40. Bahannya mayan bagus dan bisa dipake ngantor suatu hari nanti. Good long-term investment.

Sepatu boots juga long-term investment, bisa dipake ngantor atau formal event lain. Gw tipe orang yang kalo beli sepatu mending sekalian yang mahal tapi bisa dipake bertahun2. This 5 cm heeled boots costs me $80. Udah gw pake berbulan2 buat menghadiri berbagai formal event di Melbourne. Kebetulan harus tampil sedikit lebih tinggi ketika wisuda otherwise gw tenggelam di regalia, jadi kepake juga deh boots-nya.

That choker is just plastic, only $3 from Lovisa’s sale. But it looks super elegant and totally matched my outfit. Love it!

Yang gw spend lebih hanya makeup, coz like I said, I can’t do my own makeup. Well I can, but it’s gonna be disastrous! So I booked a pro MUA, dapet diskon harga mahasiswa. Still a bit pricey though, $100. Standar harganya di sini $150-200. Tapi yasudahlah ya, event sekali seumur hidup, at least ada effort untuk look proper. I like the makeup tho, walaupun gw merasa bulu matanya terlalu cetar~ I mean, aku kan anaknya low-key, ga suka yang cetar2. Tapi si MUA cuma punya either cetar atau cetar membahana, so…

Anyway, moving on!

So I have 2 guest tickets. Normally anak rantau akan pake tiketnya satu buat plus one, satu lagi buat fotografer, atau dicaloin ke desperate Chinese fam. Ketika gw bingung mencari fotografer yang bisa gw pakai jasanya dengan harga murah, temen Thailand si lebah yang hobi fotografi menawarkan jasanya GRATIS. Woohoooo!!!

Gw nungguin plus one 1,5 tahun ga dateng2, so fuck it, I’ll just save it for someone else. Kebetulan Nanien dapet tiket murah ke Melbourne untuk akhir tahun dan doi butuh penginapan. Nanien adalah vlogger/videographer. So, simbiosis mutualisme. Dia akan mendokumentasi wisuda gw dalam bentuk vlog dan gw akan menyewakan kamar gw gratis untuk dia.

So my graduation will be documented in both photo and video, and I got both for free!!!! Muahahahaahahaha~~~~

I purchased one additional ticket for Matahari, coz I thought I would need help with flowers and souvenirs from people. Matahari jadi pembantu umum. Wkwkwk~~

A’ite! Graduation team assembled! It’s gonna be awesome!!!

And it was. :)

In total 5 hours of graduation, it was a total blast. Ain’t no second wasted. Super sibuk foto2, bikin video aneh2, reuni+farewell sama orang2, ketawa2, becanda2, makan+minum, bolak balik keluarin+masukin bunga buat properti foto, bolak balik ngerapiin regalia karena merosot melulu saking banyaknya gw gerak. Seru deh!

Upacaranya sendiri, hmmm… boring~ Mainly karena gw lapar dan mengantuk, tapi yah namanya upacara wisuda bule ya, mereka emang ga hebohan. Sederhana banget. Paduan suara cuma nyanyi gaudeamus igitur. Abis opening speech rektor/dekan, satu persatu wisudawan langsung dipanggil ke panggung tanpa ba bi bu. Lalu, ga seperti di UI yang wisudanya sekaligus semua fakultas digabung, wisuda unimelb per fakultas per hari. Pretty small-scaled. There were only around 200 graduands and they managed to squeeze everyone into 2 hour of ceremony. That’s another level of management.

Thank God 2 hours ain’t feel long when you have your powerbank ready. Jadi gw asyik2 aja main IG Stories, bales2in reply. Tau2 nama gw udah dipanggil aja. So quick!

My A-Team, Nien, Lebah n Matahari NERIAKIN NAMA GW KENCENG BANGET ketika gw maju! I WAS SO PROUD OF THEM!

Emang sih konsekuensinya adalah gw jadi ga tau nama gw disebutkan dengan benar atau salah, but hey fuck it! I’d rather remember my graduation as the time when three of my best girls shouting my name out loud fucklessly in front of 1000++ people, than feeling salty about my name being mispronounced! ;)

So yeah it was awesome!

Tapi cukuplah, ga mau mengalami yang namanya graduation lagi. Cukup sampai S2 aja. Hehehe…

Nanien will upload the graduation vlog when she has free time. I don’t wanna rush her coz  it's the end of the year, I know she has lots of work to do. If it has been uploaded I will update this blogpost with the embedded video, so check back in the near future! It's gonna be sick! I've watched the preview and I can tell it's already awesome. Y'all can tell I was having fun! It was wild! LOL~

Meanwhile, enjoy the pictures!

get it

flawah 

yeah!!!

class of 2017

More on my Flickr!

Thank you so much for reading. Thank you so much for your virtual companion during my postgrad. Thank you for your congratulation, sorry if I can’t reply one by one, but I am always thankful for sure.


-->
This post will be my last writing written in Australia. The next blogpost will be written in Jakarta. I try to do a recap post before the new year. Okay then, I’ll catch up with you later! Byeee...

Wednesday, December 20, 2017

Menghitung Hari

Hi, guys! How y’all doin?

Literally h-4 gw pulang.

So excited yet so sad.

Merasa 1,5 tahun kok cepet banget~ Tapi at the same time lama banget karena berasa banget capeknya, menderitanya, kangennya, bapernya.

Nanien dateng ke Melbourne minggu lalu buat jalan2 dan menghadiri wisuda gw. Pengen cerita kita ngapain aja tapi gw yakin doi bakal menulis dengan lebih baik dan menggelitik di blognya. So, tungguin postingan Nanien aja yak!

Barusan gw nutup akun bank, and man I feel so damn insecure without my card with me~ Besok gw akan matiin simcard Aussie dan balik ke nomer Indo. Pengumuman resminya akan ada di WhatsApp n IG Stories.

Oh ya cargo gw udah sampai dengan selamat…. well not exactly. Salah satu box kena random checking dan terkoyak~ Pihak cargo sih bilang ga ada yang diambil, tapi tetep aja kesel dan khawatir~ Gw bencik banget mempercayakan barang2 gw ke third party, but you guys know I have no choice~

Gw sekarang lagi emo berat. Beberapa hari ke depan agenda gw cuma farewell n packing. Banyak orang menyayangkan kepulangan gw yang terlalu cepat. Well, unless lo mau menanggung biaya hidup gw di sini untuk Januari dan seterusnya, SHUT THE FUCK UP!

Shit~ Emo~

Beberapa orang lain menyayangkan betapa banyaknya tempat2 di Aussie yang belum gw kunjungi. Canberra, Adelaide, Perth, Brisbane, Tasmania, etc. Well I tell you what, THOSE PLACES ARE LAME! The only places I care about in Australia are Sydney, Gold Coast and New Zealand, and guess what I HAVE VISITED THEM ALL!

Tuh kan, emo lagi~

This might be not a good time for me to blog, y’all.

I’m logging off.


Bye.

Thursday, December 7, 2017

Me Wassup #45: Menuju Pulang




Me right now. Casually ngeblog sambil mantengin jemuran di luar, karena menurut weather, 2-3 jam lagi bakal ujan. Jadi gw standby ketika mulai gemerintik langsung angkat jemuran.

Oh domestic life.

Not that I’m complaining tho. I actually like this kind of domestic life. Gw nyuci itu bisa 2-3 minggu sekali, nungguin baju kotor numpuk. The best thing is nobody complains~

Kalo di Jakarta pasti nyokap udah ngomel2 ngeliat cucian numpuk. Padahal sih nothing to be worried about, biarin aja numpuk, toh pada akhirnya dicuci.

Kalo di sini, tanggung jawab langsung kepada diri sendiri. Dibiarin numpuk berarti ga bisa dipake ketika mau dipake. Yaudah sih, tinggal pake baju lain~ Ga usah dibawa pusing.

Menunda nyuci = save detergent = save water = save the environment.

#bulethinking

Anyway, hi guys! How y’all doin?

Today judulnya mau kasih updates updates updates buat yang penasaran. Wkwkwk~~

Okay so, updates pertama adalah…….

TIKET KEPULANGAN SUDAH DI TANGAN!

Hohohohoho~~

Yepz, setelah buru2 bikin graduation report dan submit ke Purpose, gw langsung pesen tiket pulang. Tapi yang namanya berurusan dengan Purpose, ga mungkin ga DRAMA~ (-____-)

Drama pertama adalah tiket di tanggal yang gw mau udah abis. FYI, gw pengen kepulangan gw itu setelah Natal tapi sebelum tahun baru. My ideal departure date would be 26 Dec. Purpose mengusulkan tanggal lain, yakni 2 hari setelah tanggal yg gw mau. Jelas ini berita buruk, karena semakin lama gw stay di Melbourne, pengeluaran semakin banyak, sedangkan keuangan semakin menipis. No no no~ Bad idea~

Tapi waktu itu situasinya gw ga punya pilihan, akhirnya gw iyain. But then, karena Purpose responnya lama, ketika akhirnya mereka mau booking, tiketnya udah abis juga~ (-_________-)

That was wild~ Otak gw udah berpikiran macem2. Kalo gw baru dapet tiket Januari mampuslah, mau hidup pake apa di kota super mahal inihhh~~ Mau tinggal di manaaa karena lease gw di rumah sekarang abis bulan Desember~~

Kacau sih.

Gw pun mencoba explore semua options. Rikues maskapai lain yang bukan official airlines. Ga direct flight pun gapapa, mau transit di Bali kek, Sydney kek, terserah. Pokoknya pulangin gw sebelum 2017 berakhir!!!

Alhamdulillah ada titik terang. Ada satu tiket kosong di tanggal 24. Direct flight. Tapi pagi2 buta. OKELAH HAJAR!

Harusnya gw udah bisa bernapas lega ya setelah melihat titik terang itu. But nope, the drama continues. Katanya orang tiket, tiketnya belum bisa diotorisasi karena graduation report gw belum di-approve, yang belakangan gw ketahui karena gw belum meng-upload ijazah/surat kelulusan.

Lah, kan belum ada, bray~

Ijazah gw kan belum terbit karena gw belum wisuda~

Are you saying… gw ga bisa apply tiket pulang kalo gw belum wisuda?????






Kalo nungguin wisuda dulu sih yassalam gw baru bisa pulang tahun depan~

Ga bisa~ Ga bisa~

Gw mau tiket itu SEKARANG!

Negosiasi dimulai. Jelasin kondisinya dari A sampai Z. Bahwa gw wisudanya masih lama. Bahwa Unimelb baru mengeluarkan ijazah ratusan tahun kemudian. Bahwa birokrasi di Unimelb itu tidak berpihak pada mahasiswa. Bahwa menunda kepulangan gw berarti membiarkan gw untuk menjadi gelandangan di kota paling layak huni di dunia 7 tahun berturut-turut. Bahwa kondisi tersebut tidak bagus untuk hubungan diplomasi Indonesia dan Australia ke depannya, yang sudah dijaga keharmonisannya dengan baik oleh Presiden Jokowi dan PM Malcolm Trunbull.

So please. I beg you. Give me my goddamn ticket.

LOL~

Long story short, negosiasi berhasil. Tiket sudah di tangan. :’)

Countdown 17 hari menuju pulang. So excited yet so sad. False alarm tho, paling gegara PMS aja~ wkwk~

Okay moving on.

It is now 12 PM AEST. Gw sedang menulis blog karena gw punya 1 jam untuk menulis sebelum harus mandi, makan, terus cabs ke dokter karena ada appointment jam 3.

Ke dokter??? Kenapa, Ta??? Sakit???

Yes, gw sakit.

Minggu lalu ada storm di Melbourne dan gw terjebak (lagi) di dalamnya. Even worse karena gw bawa 2 manusia bersama gw waktu itu, jadi mereka kena storm juga. So sorry Ira and Citra yang lagi jadi turis di Melbourne~ T.T

Oh yeah, seminggu kemarin gw sibuk jadi tour guide buat Ira dan Citra. Tourguiding adalah satu2nya pekerjaan yang bersedia gw lakukan voluntarily, karena gw basically suka jalan-jalan dan berbagi pengetahuan pada orang2.

Recap sedikit pengalaman tourguiding Ira n Citra, 3 hari pertama flawless. Karena Melbourne cerah (super panas!), jadi turis Jakarta bahagia. Gw bawa mereka ke sekitar city, terus ke countryside Yarra Valley (kebetulan gw juga belum pernah ke sana karena ga terjangkau public transport, tantenya Citra yang baik hati nganterin kita pake mobil! Uhuy!) dan Dandenong Ranges.

Kali ketiga gw ke Dandenong Ranges, tapi ga bosen. Kali pertama wisata cantik sama Anggie dan Prof. Sangkot summer tahun lalu. Kali kedua hiking di Thousand Steps sama Mawar, Mamat, dll winter kemarin.

Si Ira sebenernya nyari spot2 yang Instagramable. Gw udah takut doi minta makan di Miss Marple karena restorannya emang lucu, tapi makanannya biasa aja dan mahal~ Thank God dia skip~ LOL~ Ga ngeh kayaknya ada restoran itu~ Wkwkwk~~

Puas menjelajah gunung, kita lanjut ke Yarra Valley yang kata orang2 bagus, pas sampai sana, ah biasa aja~ Ya kebon anggur aja gitu~ Ga bisa metik anggur/nyobain produknya (kecuali bayar maybe)~ Susah gw mah bukan pecinta alam, jadi ngeliat ijo2 doang buat gw monoton, bosen~ Mending wisata kota, lebih banyak featurettes~

Anyway, setelah dikasih berkah hari cerah di 3 hari pertama, 4 hari berikutnya, we were not so lucky karena Melbourne storm. Yes, storm di tengah summer, WHAT A SENSE OF HUMOR MELBOURNE THANK YOU SO MUCH~

Storm-nya lumayan dahsyat karena setiap hari kita sampai di-SMS sama Victoria State Emergency Service, disuruh jangan keluar rumah kalau bisa, jangan traveling jauh2, jangan lupa masukin binatang piaraan, dll. Parno level is high.

Tapi ya gimana, masa 2 turis ini ga jalan2 kemanapun? Gw udah saranin stay di rumah tentu saja, gw kan perwakilan pemerintah sini istilahnya. But I can see that disappointed look in their eyes ketika gw bilang mending stay di rumah aja. So, I guess we need to get going anyway.

Yaudah deh, sakit. Sampai sekarang belum sembuh2. Makanya entar sore ke dokter. Mau minta di-prescribe vitamin, soalnya harus sembuh sebelum Nanien dateng hari Minggu. Mau jalan2 part 2 soalnya. Harus sehat dan kuwat!

Okay~ Apalagi yah updates?

Oh~ Setengah barang2 gw udah dikargoin kemarin. Mudah2an selamat sampai tujuan di Jakarta. Barang2 gw ga banyak kalo dibandingin sama temen2 gw, cuma 40kg. Pas ditimbang cuma 32kg~ LOL what a joke~ Tau gitu belanja lebih banyak~ Wkwkwk~



Semoga selamat sampai tujuan. Amiennn~~ Lastly, menuju unsubscribe Netflix 2017, gw lagi kejar tayang Mindhunter (which is good, tapi pace-nya damn slow, jadi selalu terdistraksi kalo nonton) dan Rick and Morty. Abis nonton ulang The Punisher yang super awesome (Frank Castle/Jon Bernthal idolaqu!).


Udah ah segitu dulu aja updates-nya. See ya!