Saturday, June 28, 2014

Malaysia –Short Review–



Tanggal 14-16 Juni kemarin gw berkesempatan ke Malaysia, tepatnya KL, untuk bekerja. Meliput seorang artis muda Indonesia jalan-jalan gitu deh. Ini pertama kalinya gw liputan luar negeri . Tapi bukan pertama kalinya ke Malaysia. Pertama kali itu tahun 2010, ke Johor Baru sama Bone. 

Perjalanan kali ini sistemnya tur, jadi tinggal nurut aja dibawa kemana. Gw ga tau seluk beluk KL juga sih, jadi emang harus ikut mereka (lagian liputan juga sih… hahaha~). Selama di sana mobilitasnya pake bus tur.

Berikut tempat2 yang gw kunjungi:

1. Chocolate Gallery di Jalan Imbi, KL.
100% yakin ini sponsor turnya. Toko cokelat home made gitu. Ga penting dikunjungi, sumpah. LOL~

2. KLCC
Wajibun hukumnya foto di depan Petronas. Walaupun panasss~ hahaha~

3. Bukit Bintang
Semacam Orchard Road di Singapore. Mall2 sebelah-sebelahan sepanjang jalan. Mayanlah dapet beberapa barang yang ga ada di Indo. Sepatu Vincci, Sephora, dan beberapa potong baju di Sungei Wang a.k.a ITC~ LOL~ Terus ngopi2 dan ngemil2 cantik di Hot Gossip café. Sama makan gelato di Gelatomio.

4. Putrajaya
Daerah pemerintahannya Malaysia. Dua jam dari KL. Banyak banget bangunan2 keren. Mayan buat foto2. Tapi kotanya sepi, karena memang mostly adalah kantor pemerintah dan perkantoran. Sempet makan seafood juga di restoral mahal di sini. Enak buanget! Namanya Tai Thong Chinese Imperial Restaurant. Letaknya di pinggir danau. That’s why view-nya bagus banget.

5. Sunway Lagoon
Kolam renang sekaligus kebun binatang dan taman hiburan kecil2an. Ga sempet main apa2 selain Rumah Hantu, karena kerja~ wahananya cupu2 juga sih. Tapi sempet belanja di Sunway Pyramid.

6. Komplek Penyiaran Astro
Astro itu grup media besar di Malaysia. Kalo di Indonesia kayak MNC Group gitulah, ada TV, radio, media cetak, online, dll. Karena si artis mau di wawancara di ERA Radio, kita mengunjungi Astro. Kesan-kesannya ga jauh beda sama kantor media Indo, except that si Astro ini gede banget kompleksnya! Tiga kalinya RCTI Kebun Jeruk kali~ Orang2 yang kerja disitu juga tipikal orang yang kerja di media, bajunya santai, pake sneakers. Tapi yang istimewa adalah kantin mereka yang kayak foodcourt di mall! Gede banget, homie banget dan jual berbagai menu makanan dgn harga terjangkau. Betah deh berlama2 di situ!

Oke. Review singkat aja akan kesan2 gw tentang Malaysia:

- at some point sama aja kayak Jakarta, tapi di beberapa spot lebih tertib dan bersih.

- at some point mirip Singapore. Downtown KL itu Singapore banget menurut gw. Tapi di luar downtown, lebih mirip Indonesia.

- kemampuan bahasa inggris penduduknya lebih bagus dari Jakarta, at least orang2 di pasar tradisional bisa berkomunikasi pake bahasa inggris.

- transportasi umumnya lumayan. Unfortunately service-nya ga bagus. Menurut review orang2 setempat, MRT dan Rapid KL sering banget telat datengnya. Terus station-nya kotor. Ga jauh beda sama halte busway di sini. Not to mention orang2nya juga mirip orang sini yang suka nyelonong masuk sebelom orang2 turun dan ga mau antre.

- soal makanan, ada yang enak, ada yang nggak. Well, karena gw ikut tur, makanan yang gw makan lumayan, soalnya mostly dari restoran mahal gitu, walaupun bentuknya nasi lemak-nasi lemak juga. Gw pribadi sih menganggap nasi lemak itu semacam versi bajakannya nasi padang. Tapi bajakan yang ga enak. Tapi untuk standar makanan Malaysia lumayan enak, karena buanyak yang lebih ga enak. Hahaha~

- soal harga barang2nya, somehow gw merasa lebih murah dari Singapore. Mungkin karena kursnya lebih murah, idk~ Tapi mayan murah sih, gw cuma bawa uang sejuta aja udah dapet baju 4 potong, sepatu, cemilan (yang ga ada di Indonesia) banyak banget, kutek, makeup, dll… Oh ya, kalo belanja sepatu Vincci jangan lupa nunjukin paspor, bisa dapet diskon foreigner. Hahaha!

I think that’s it. LOL~

Gw bingung soalnya. Bukan tipe perjalanan yang blog-able gitu lho, soalnya sambil kerja. Most memory were faded away after a night sleep. So it’s been 14 night sleeps after the trip, so I barely even remember a thing~

So uhm, thank you for reading then! Haha~

I’ve uploaded some pictures in my Flickr though, go stroll here!

Ciao!

di depan Astro

3 comments:

  1. "Not to mention orang2nya juga mirip orang sini yang suka nyelonong masuk sebelom orang2 turun dan ga mau antre". Emang orang gitu orang "sini". Let me explain. Populasi Kuala Lumpur kurang lebih 5 juta. Dari 5 juta itu, 3 juta atau lebih immigrant worker (mostly illegal) dari Indonesia, Bangladesh, Myanmar, Philippines, Thailand, Vietnam, you name it. Makanya jangan heran kalau yang nyelonong itu orang anda sendiri!

    ReplyDelete