Friday, June 17, 2011

just my blah of this indonesia movie crisis


Nampaknya pemerintah Indonesia terus-terusan mencoba memberi kabar baik seputar penayangan kembali film-film Hollywood. Minggu lalu, Jero Wacik selaku Menteri Kebudayaan dan Pariwisata dengan sesumbar menyatakan bahwa urusan pajak film asing ini udah selesai urusannya dan minggu depan sudah keluar SK-nya.

Para wartawan (bodoh) yang keliatan sekali malas untuk mem-verifikasi berita ini, menelan begitu saja pernyataan Jero Wacik tersebut dan dalam hitungan detik beritanya sudah tersebar dimana-mana.

Bisa ditebak, tak lama kemudian orang-orang seakan berpesta pora merayakan hal ini di Twitter. Orang-orang yang tentu saja menelan mentah-mentah apa yang ditulis wartawan soal ini.

Padahal, kasus krisis film ini kan bukan ranah-nya Jero Wacik untuk berbicara. Ini masalah bea-cukai, masalah pajak, masalah hutang. Jelas ini masalah ekonomi, terus apa kuasanya Jero Wacik mengambil sikap atas semua ini?! Urusannya dia adalah menanggapi komplain-nya Dedy Mizwar 6 bulan yang lalu mempermasalahkan kenapa pajak untuk film nasional lebih mahal dari pajak film impor. Hal-hal yang mungkin menggunakan pendekatan kultural dalam pembahasannya.

Tapi ketika kemudian isu pajak film asing ini di-audit dan ditemukan kasus baru bahwa importir film sudah bertaun-taun tidak membayar pajak bea cukai sebagaimana seharusnya, jelas ini jadi masalah ekonomi.

Masalah ini ga akan terpecahkan dengan diturunkannya SK semata. Jadi ga ada gunanya terus-terusan mengabari hal-hal yang belum pasti. Kita (baca: penikmat film sejati) cuma mau tau apakah pajak itu udah dibayar atau belum, itu aja. Persetan dengan SK-SK yang ga pernah diberikan transparansi apa fungsinya. Kita mau bukti yang konkret!

Cover both side, please, dear reporters. Anda boleh memberitakan optimisme Jero Wacik kapan saja. Tapi di lain pihak, Anda juga harus memberitakan apa yang Agus DW Martowardojo katakan soal hal ini, karena beliau sebagai Menteri Keuangan-lah yang suaranya lebih dipentingkan disini.

Satu hari setelah bulshit Jero Wacik keluar di media, hanya satu dari sekian banyak media, yang mengabarkan pembenaran atas hal ini.

Kepada Ade, Wartawan Okezone, terima kasih telah melakukan verifikasi.

Link beritanya bisa dilihat disini.



As for me, i would believe Hollywood movies will come back, if only Noorca Massardi himself proclaim to the media. His voice is million times more credible than any brainless government officials.

No comments:

Post a Comment