Saturday, August 18, 2012

Hollywood Vs. K-Pop


Belakangan ini gw didera sebuah insecurity. 

Dimulai dengan mengamati tweet-tweet gw beberapa waktu belakangan, gw merasa terlalu banyak ngetwit tentang K-Pop. At least satu tweet dalam sehari gw ngetwit tentang K-Pop. Either itu ngomentarin lagu or video klip, atau cuma sekedar kesengsem sama personel boyband apalah, intinya, gw tetep ngetwit.

Terus gw insecure, apakah perlahan-lahan K-Pop mulai mendominasi otak gw dan membunuh apa yang gw dan Iip sebut sebagai… Sense of Hollywood???

Oh nooooo!!! It’s sooooo not happening!!!!

Gw insecure banget, karena selama ini udah bersusah payah menjaga image sebagai Hollywood Worshiper yang selalu tau segala fakta, berita, trivia, rumor, even gosip seputar selebritis, film, musik dan printilan Hollywood lain. Tiba2 karena takdir membawa gw untuk bekerja di Majalah XXXXX, gw dituntut untuk tau dan mengerti K-Pop. Hal ini membuat gw mau ga mau mencari tahu hal2 tentang K-Pop, mempelajarinya dan mengaplikasikannya di kehidupan sehari-hari.

Dan karena K-Pop adalah jenis musik yang sifatnya bisa meracuni otak siapapun yang mendengarnya, gw pun jadi suka.

A year ago, my idea of K-Pop was only Jay Park and 2NE1.

Today, if you ask me ‘what is K-Pop?’ I could give you a long brief explanation about 4 big Korean companies who produced super-talented people for entertainment industries (SM, YG, JYP, and Cube) and how they managed to take over the worldwide entertainment by the thing we called “Korean Wave” or Hallyu.

Gw pun bingung kenapa gw bisa mengerti semua itu. Ya pastinya karena gw bekerja di Majalah XXXXX itu, tapi kalo dipikir2 gw ga pernah punya track record yang menyatakan kalo gw antusias akan K-Pop~ Suka ya sekedar suka aja. Sekedar tau permukaannya doang. Dalam konteks yang sekarang pun, harusnya gw ada dalam posisi yang sekedar tau, tapi ga jadi expert. Lah kenyataannya, gw sekarang sudah hampir menjadi expert, karena gw tau semuanya~ OMG~

Kayaknya gw bener2 akan kehilangan Sense of Hollywood….

But wait a minute, why do I have to be ashamed for something I really like?

To be honest, I really like K-Pop.

Level kesukaan gw terhadap K-Pop itu udah di level Cube Entertainment. FYI, Cube Entertainment itu agensi yang paling kecil diantara The Big Four. Artis mereka (4minute, G.Na, B2ST) ga sebesar dan sefenomenal SuJu, Big Bang, SNSD, 2NE1 atau Wonder Girls. Tapi gw tetep suka. Do you get my point? Kalo sekarang gw udah suka K-Pop yang levelnya di bawah SuJu, brarti gw udah suka banget gitu kan? Logikanya yang atas2 gw udah pasti suka dan emang bener, gw emang suka.

and why didn’t anyone like K-Pop?

K-Pop punya segala unsur yang bisa membuat mereka disukai.

Musik mereka, dari segala sisi, sangat universal. Semua orang bisa menerima musik seperti ini. ‘Menerima’ bukan berarti harus suka, tapi lebih berarti kalo lo denger musiknya, lo tau ini K-Pop. Penerimaan dalam arti paling sederhana, yang berarti otak lo bisa mengenali musik jenis ini. 

Selain itu K-Pop punya unsur2 lain yang bisa dijual selain lewat musiknya. Mereka punya artis2 dengan karakter yang beda2, tinggal pilih aja yang sesuai selera lo. Mereka punya inovasi2 musik yang belom pernah lo liat sebelumnya. Gw pernah bilang kalo K-Pop melakukan apa yang Hollywood lakukan, bikin arus mainstream. Ini juga jadi faktor kuat penunjang eksistensi K-Pop. Sejelek apapun kualitas musiknya, tapi kalo dia berhasil masuk mainstream, pasti ujung2nya sukses secara komersil.

Mereka juga gencar. Tur kesana kemari buat memperkenalkan artis2nya. Tiap bulan kayaknya gw selalu denger berita boyband A tur Eropa atau girlband B tur Amerika or else. Indonesia boleh bangga karena jadi salah satu negara tujuan utama konser K-Pop. Ya iyalah, fansnya buanyak buanget. Tinggal request lewat Twitter, mereka akan dateng ke Indonesia dan perform buat kita semua. 

So, i think there’s no such thing as K-Pop will defeat Hollywood because the fact is K-Pop is indeed the new Hollywood.

Jadi kenapa gw harus repot2 takut K-Pop akan menghilangkan Sense of Hollywood?

Kenapa gw ga ngejalanin dua-duanya barengan aja? Toh ga bakalan ada win some lose some selama dua-duanya masih menjadi minat gw~

Lagian, bukankah sampe sekarang per-Hollywood-an gw pun masih jalan? I mean, gw emang jadi suka update anything about K-Pop, tapi bukan berarti gw melupakan kewajiban2 ibadah gw terhadap Hollywood. Buktinya gw masih update tentang film2 Hollywood terbaru beserta artis2nya, gw punya list lengkap daftar film Hollywood sampe akhir taun, gw tau kabar2 terbaru artis Hollywood, gw tau musik2 yang lagi in di Hollywood, gw tau siapa rising star yang akan tambah eksis tahun depan dsb.. Ya lo tanya aja apa gitu ke gw tentang Hollywood, gw (Insya Allah) bisa jawab~ hohoho~

Terus kalo masalah ngetwit, hmmm... Tiba2 gw baru kepikiran, gw emang lebih banyak ngetwit tentang K-Pop, tapi ya bukan berarti gw meninggalkan Hollywood. Malah sebaliknya, gw memberikan Hollywood porsi tulisan yang lebih besar dari sekedar 140 karakter di Twitter, ya lewat blog ini. Gw bisa me-review film sampe berhalaman2, ngebahas satu lagu sampe nge-embed banyak video YouTube, etc.. Bagaimana pun, Hollywood tetap cinta pertamaku. hehehe... 

Beside, instead of dikenal sebagai Miss Hollywood or Miss K-Pop, bukankah lebih asyik dikenal sebagai Miss Knows Everything? Bukankah itu emang passion gw, untuk jadi selangkah lebih pintar dari orang lain?

Yup! Yaudah, jalanin aja dua2nya. Biar ga out of place kalo gabung sama geng Hollywood atau geng K-Pop! 

So, am i losing my Sense of Hollywood? Well, prove it yourself. Ask me anything and see if i can't answer that! hohoho~

I love you Hollywood, and I love you too, K-Pop.

:)

3 comments:

  1. Majalah xxxxx nya boleh disebut gak, kakak? :D

    ReplyDelete
  2. iiih.. ada kakak boniii~ hahaha
    iya kak, ga boleh disebut, untuk melindungi image perusahaan. hahaha
    kalo disebut buat branding boleh sih, tapi bayar~ :p

    ReplyDelete
  3. kakak....
    aku setuju sama pendapatnya, dulu sebelum tau menau tentang kpop aku juga seka denger lagu barat and nonton film barat. tapi hanya sekedar suka... suka saja INGAT. itu juga karna kakakku yang suka baratnya level diatasku.
    tapi setelah mengenal kpop aku jadi sangat menyukai kpop. terutama super junior, karna aku elf.

    menurut aku semuanya sama bagusnya kok. tapi mereka bagus dijalan masingg-masingg gitu.
    sama sama berkualitas kok... :D

    ReplyDelete